Adab makan dan minum


*بسم الله الرحمن الرحيم*

Wahai anakku, bila engkau ingin hidup sehat lahir bathin, terhindar dari segala penyakit, janganlah engkau mengisi perutmu dengan sembarang makanan. Makanlah ketika engkau merasa lapar dan berhentilah sebelum terlampau kenyang karena Rasulullah saw. Telah bersabda: “Tidaklah anak Adam (manusia) memenuhi suatu wadah itu lebih jelek dari pada memenuhi wadah makannya (perutnya).” (Hadits Riwayat Imam Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah dan Hakim dari Miqdah bin Ma’dikariba).

Wahai anakku, bila engkau hendak makan, cucilah dahulu tanganmu, bacalah“Bismillah” diawali makanmu. Jangan engkau  telan makanmu sebelum mengunyahnya sehingga lunak, karena hal itu menolong pencernaan makanan, dan makanlah yang terdekat denganmu, jangan mengulurkan tangan untuk mengambil makanan yang jauh darimu, karena yang demikian itu adalah perbuatan yang tercela.

Wahai anakku, janganlah engkau melakukan perbuatan seperti yang dilakukan oleh orang  yang berakhlak tercela dan hina di mata manusia, yaitu jangan engkau makan di tengah pasar atau makan sambil berjalan sekalipun hanya makanan ringan. Karena yang demikian itu menghilangkan sifat wara’ (dalam  ilmunya) dan membuat dirinya terhina.

Wahai anakku, jauhilah sjfat bakhil (kikir), dan serakah. Bila engkau duduk untuk makan, sedang disisimu ada orang, baik  sudah kenal atau belum, ajaklah dia makan bersamamu, bila makananmu tersisa, sedekahkanlah pada fakir miskin. Dan janganlah engkau malu dengan memberikan sedekah yang sedikit itu, karena sedikit itu (sekalipun sedikit) sangat berarti bagi fakir miskin. Dan bila engkau memberikan sedekah pada seorang fakir, jangan sekali-kali engkau sertakan hina yang ditunjukkan padanya, jangan engkau ikuti sedekahmu dengan kata-kata yang menyakitkan hati orang yang engkau beri sedekah: “Ucapan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari pada sedekah yang diiringi dengan seuatu yang menyakitkan hati si penerima.” (QS. Al-Baqarah: 263)
Oleh karena itu, peliharalah sedekahmu jangan sampai diketahui orang lain, karena sesungguhnya sedekah sirri (secara rahasia)  itu memadamkan kemurkaan Allah swt.
“Sesungguhnya sedekah secara rahasia itu dapat menghapus  kemurkaan Allah swt.” (Hadits Riwayat Thabrani, dalam Kitab “Mu’jamul-Kaibil” dari Muawiyah bin Haidah)

Wahai anakku, jangan engkau makan dan minum dengan alat makan minum yang kotor, karena hal itu akan mendatangkan penyakit bagi dirimu, yang mungkin akan sulit disembuhkan. Dan minumlah air yang bersih, bila hendak minum, bacalah “Bismillah”. Jangan engkau minum sekaligus segelas air, minumlah sedikit demi sedikit, sebaiknya satu gelas diulang tiga kali yang setiap kalinya dipisahkan dengan bacaan “Bismillah”. Bila engkau telah selesai makan dan minum, bacalah “Alhamdulillah” (segala Puji milik Allah) yang telah memberimu makan dan minum. Bersyukulah atas nikmat yang telah dikaruniakan-Nya padamu, yang tidak terhitung banyaknya. Sesungguhnya Allah-lah yang memberimu petunjuk dan pertolongan.

SUMBER: Kitab Washoya

‎مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِفَاعِلِهِ

Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan maka baginya pahala seperti pahala pelakunya." (HR. Muslim)

0 Response to "Adab makan dan minum"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel