Keutamaan Bulan Sya'ban


Nabi Muhammad Sholullahu 'Alaihi Wasallam bersabda "Sya'ban adalah Bulanku".

Dalam Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud disebutkan bahwa Nabi Sholullahu 'Alaihi Wasallam. banyak berpuasa pada bulan ini. Disebutkan pula dalam beberapa hadits bahwa pada malam ke-15 bulan sya'ban, Allah Ta'ala turun kelangit dunia dan mengampuni semua orang yang bertaubat dan memohon pengampunan kepada-Nya, kecuali :

1. Musyrikin (orang yang menyekutukan Allah Ta'ala).
2. Orang yang menaruh rasa dengki terhadap orang lain.
3. Orang yang memungut pajak dengan tidak adil.
4. Orang yang suka meramal.
5. Orang yang memutuskan hubungan dan pertalian keluarga (silaturahmi).
6. Laki-laki yang mengulurkan pakaiannya (celana panjang, kurta, atau jubahnya) dibawah mata kakinya.
7. Orang yang meminum khamr.
8. Orang yang durhaka kepada orang tuanya, sehingga orang tuanya merasa sakit hati.
9. Orang yang melakukan zina.

Disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah bahwa seharusnya kita menghabiskan malam ke-15 bulan sya'ban untuk beribadah dan siang harinya untuk berpuasa.

Allah Ta'ala turun ke langit dunia mulai dari waktu terbenamnya matahari hingga waktu subuh dan bertanya,"Apakah ada seseorang yang memohon pengampunan, maka Aku akan memberinya ampun; apakah ada seseorang yang memohon rezeki, maka aku akan mengaruniakan rezeki kepadanya; apakah ada seseorang yang sedang berada dalam kesukaran, maka Aku akan membantunya; atau apakah ada seseorang yang mempunyai kebutuhan atau memerlukan pertolongan, maka Aku akan memenuhi kebutuhannya".

Aisyah R.ha menceritakan bahwa pada suatu malam ia kehilangan Nabi Sholullahu 'Alaihi Wasallam. Ia pergi keluar untuk mencari Beliau dan menemukan Beliau Sholullahu 'Alaihi Wasallam di Baqi' (taman pemakaman madinah) dan malam itu adalah malam ke-15 sya'ban. Ketika itu Rasulullah Sholullahu 'Alaihi Wasallam mengatakan bahwa Allah Ta'ala turun ke langit dunia dan mengampuni orang-orang lebih banyak daripada helaian bulu kambing-kambing dari qabilah Banu Kalb.

Dari hadits tersebut di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa :
1. Pada tanggal 15 Sya'ban, adalah mustahab bagi laki-laki untuk mengunjungi taman pemakaman dan berdoa untuk mereka yang telah berbaring di sana (alam barzakh).
2. Adalah baik untuk beribadah pada malam itu, tetap harus diperhatikan bahwa hal itu tidak dilakukan berjamaah.
3. Adalah sangat besar pahalanya berpuasa pada tanggal 15 Sya'ban.


Pada bulan ini, sebaiknya juga diperhatikan hal berikut: karena setelah bulan Sya'ban adalah bulan Ramadhan, maka harus diberi perhatian khusus dalam mengamati hitungan bulan tersebut (yakni hitungan tanggal bulan Sya'ban ini harus benar-benar diperhatikan, karena menyangkut penentuan tanggal 1 Ramadhan).

0 Response to "Keutamaan Bulan Sya'ban"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel